Apa itu Bounce Rate ? Masalah buat gue ?

Anda yang mulai menggunakan google analytics untuk melakukan evaluasi konten di dalam website, akan melihat beberapa istilah pada data yang muncul di google analytics, salah satunya adalah bounce rate. Apa itu bounce rate ?

bounce rate dog knowyourmeme

Secara sederhana, bounce rate adalah ratio dimana pengunjung website datang ke satu halaman di website Anda dan berpindah ke halaman lain di website Anda.

Contohnya, bounce rate 60% artinya, 60% pengunjung datang ke satu halaman web Anda kemudian keluar tanpa melihat halaman lain, sementara 40% sisanya mengunjungi halaman lain di website Anda.

Kemudian ketika bounce rate pada google analytic terlihat tinggi, ini seakan-akan membuat website bermasalah  dan dianggap memiliki performa yang jelek.

Terus, masalah buat gue ? Jawabannya: Tidak

Hehe, kenapa bisa begitu ?

Mari kita bahas dari awal,

Pertama, ketika Anda melihat bounce rate pada google analytic, jangan melihat bounce rate rata-rata. Bounce rate ini tidak memberikan Anda cukup data untuk melakukan evaluasi.

Google_Analytics

Bounce rate disini tidak memberitahukan mana halaman yang bermasalah atau apa yang harus diperbaiki dalam web Anda. Bila Anda harus melihat bounce rate, lihatlah per halaman.

bounce rate 1

Persentase di sebelah paling kanan adalah bounce rate website ini. Artikel merubah footer di web ini memiliki bounce rate hingga 80% ! sedangkan free eBook hanya 46%.

Sampai disini mungkin Anda berpikir, kalau begitu ada masalah dengan artikel “merubah footer” saya. Jawabannya: Tidak juga :)

Kenapa ?

Ini akan menjadi alasan kedua, yaitu bahwa bounce rate yang tinggi namun disertai dengan avg Time on page yang cukup lama (00:07:47) memiliki arti bahwa pengunjung website sudah mendapatkan apa yang dia cari dari satu artikel yang saya sediakan dan kemudian pergi. Ini berita baik, karena artikel ini berarti telah memberikan solusi yang diinginkan.

Sedangkan pada halaman free eBook, saya membagikan materi gratis, tanpa konten, dan bounce rate disitu cukup rendah, artinya setelah pengunjung mendapatkan eBooknya, mereka tertarik melihat halaman-halaman lain pada website ini.

Sebenarnya bila di analisis lebih dalam maka akan terlihat bahwa pengunjung artikel “merubah footer”, sebagian besar datang dari google dengan pencarian keyword dan untuk pengunjung halaman free eBook datang dari referral seperti media sosial. Ini juga berpengaruh dalam prilaku bounce rate.

Mungkin Anda berpendapat, ah, karena situs saya sendiri maka evaluasi yang saya lakukan pasti bagus.

Tentu saja tidak, karena alasan saya yang ketiga adalah, Kiss Metrics salah satu web populer  penyedia site analytics premium dalam blognya juga membahas dan mengalami hal yang sama.

bounce rate 4

Mereka juga membuka data di google analyticsnya, perhatikan bounce rate dan avg time yang ada.

bounce rate 3

Salah satu halamannya memiliki bounce rate bahkan mencapai 90% dengan avg time 4 menit. Mirip dengan apa yang saya bahas di awal bukan ?

Bounce rate yang tinggi namun diiringi dengan avg time yang tinggi bukan pertanda yang buruk.

Namun tentu saja, tiap jenis situs yang berbeda maka analisisnya akan berbeda pula.

Bila situs Anda tipikal situs toko online yang memiliki tujuan membuat pengunjung website mengunjungi halaman produk, pembelian, konfirmasi dan lainnya yang ada di website Anda sebagai tanda mereka tertarik untuk membeli, maka bounce rate yang rendah, yaitu 20 % – 40 % adalah keharusan.

Tidak hanya itu, kalau halaman yang Anda evaluasi adalah landing page, maka bounce rate rendah juga adalah keharusan. Namun berbeda dengan e commerce, standard landing page biasanya memiliki bounce rate 70 % – 90%

Standard Bounce rate ini memang berbeda – beda sesuai dengan jenis situs. Argumen ini sama seperti yang ditulis oleh HubSpot Jadi, pastikan Anda mengetahui jenis dan tujuan situs Anda dengan jelas agar bisa mengevaluasinya dengan tepat

Oh, seandainya Anda baru belajar internet marketing dan belum tau cara mengintegrasi google analytics ke situs Anda, saya membagikan materinya gratis di eBook saya.

Jangan lupa share artikel ini bila Anda merasa materi ini bermanfaat.

Anda juga bisa mendapatkan semua materi lengkap bisnis online di paket premium Up Bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *