Dasar Strategi Pemasaran Properti Online

Sebagai pengusaha, properti menjadi investasi dan bisnis yang paling menjanjikan. Potensinya besar, karena secara sederhana, luas tanah di bumi tidak bertambah.

Tapi tidak semua bisnis properti laris manis mirip orang jualan gorengan.

Pertanyaannya : Apa yang berbeda ?

Banyak faktor pasti, seperti kesiapan, strategi dan lokasi. Namun, di tahun 2017, sebagian besar properti yang laris manis punya satu kesamaan.

Semuanya menggunakan Strategi Pemasaran Properti secara Online. Kalau Anda belum memiliki strategi khusus disini, bisa jadi jalan penjualan properti Anda tidak akan maksimal.

Bismillah.. Kali ini saya akan membahas detail mengenai strategi penjualan properti melalui internet marketing untuk Anda yang belum memiliki gambaran besar tentang cara dan potensinya.

Saya akan melengkapi penjelasan dengan studi kasus agar lebih mudah untuk di pahami. Kita akan buka setiap langkah dengan pemahaman bahwa startegi internet marketing juga memerlukan proses dan sumber daya.

 

Download artikel ini dalam bentuk ebook – gratis DISINI

 

Sebelum kita mulai, mari kita pahami beberapa hal

Apa itu internet marketing ?

Sederhananya, memanfaatkan internet dan teknologi digital untuk menjangkau lebih banyak pembeli. Internet marketing memikili tiga keunggulan dasar : tidak terhalang jarak, tertarget dan terukur.

Contohnya, dengan iklan internet, kita bisa menjangkau orang yang menjadi calon pembeli potensial dimana pun, mengetahui apakah mereka melihat iklan kita, dan melakukan follow up pada mereka yang tertarik dengan iklan kita.

Bagaimana caranya akan segera kita bahas.

 

Apakah Internet Marketing bisa dilakukan sendiri ?

Bisa, kalau Anda sudah memahami konsep internet marketing, memahami apa itu copywriting, memahami bagaimana SEO bekerja, memahami penggunaan fb ads, google ads dan pernak perniknya, memahani bagaimana memaksimalkan kontent marketing dan bagaimana meng evaluasi kampanye online Anda.

Kalau Anda tidak memiliki semua itu, maka yang harus Anda lakukan adalah memahami konsep dan strategi dasarnya dan pekerjakan orang yang memahami teknis pelaksanaannya.

Dengan memahami konsep internet marketing, mempekerjakan orang yang tahu teknisnya akan lebih murah daripada ketika Anda tidak tahu apa apa soal internet marketing.

Atau kalau Anda memang punya anggaran lebih dan tidak mau repot, serahkan saja pada ahlinya.

Kita akan membahas, siapa saja yang bisa membantu pekerjaan Anda dan apa yang harus mereka lakukan.

 

Berapa budget nya ?

Menghitung budget tentu saja memerlukan perhitungan khusus, seperti Omset yang diinginkan, jumlah karyawan, keuntungan yang di dapat per penjualan.

Anda bisa menggunakan tools online disini bila ingin melihat perhitungannya https://www.webstrategiesinc.com/lp-calculator

Secara umum, sekitar 5 – 10 % dari Omset (bukan berarti tidak bisa kurang atau lebih)

 

Siap untuk menjalakan internet marketing untuk properti ?

Mari kita mulai dari hal dasar.

Pastikan Anda memiliki jawaban dari 3 pertanyaan ini

 

1.Siapa target market Anda ?

Sekedar info, pengguna internet terbanyak menurut survey di tahun 2016 adalah usia 25 hingga 35 tahun. Bila target Anda adalah usia muda, maka ini bisa jadi kabar baik. Tetapi jangan salah, usia 35 ke atas juga mengalami peningkatan penggunaan internet di tahun ini.

Dengan mengetahu target Anda, Anda bisa menyusun strategi dengan lebih tepat. Strategi untuk keluarga muda dengan orang tua yang sudah memilik rumah jelas akan berbeda.

Menentukan harga juga penting.. Bila Anda menginginkan penjualan fantastis, maka melihat daya beli pelanggan juga penting.

Misalnya, target Anda keluarga muda (15 – 35) kemungkinan penghasilan rata ratanya adalah 8 – 10 juta (di Jakarta) maka angsuran yang Anda tawarkan idealnya 2 -4 juta (angka angsuran ideal adalah 30% dari gaji)

Bila Anda menawarkan di angka 5 juta ke atas, maka ini akan mengurangi jumlah pembeli potensial (tapi bukan berarti Anda tidak boleh melakukannya)

Pemilihan target market sangat berkaitan dengan penentuan harga dan strategi marketing.

 

2. Apa manfaat yang di dapatkan Calon Pembeli Anda ?

Menjual sesuatu artinye menawarkan manfaat atau solusi bagi pembeli.

Apakah Anda memberikan manfaat berupa valuasi investasi yang naik tiap tahunnya ? Apakah Anda memberikan manfaat lokasi yang strategis atau Anda memberi manfaat pengembangan fasilitas di sekitar lokasi properti ?

Banyak hal lain yang bisa digali, seperti menjual properti untuk bisnis, menjual viewnya dan sebagainya.

 

3. Apa yang kelebihan properti  Anda ? (Core Value)

Banyak orang bilang, bisnis harus unik, memiliki diferensiasi kalau menggunakan bahasa ilmiah, Nah, jenis pembeda ini tiap periode meningkat levelnya.

Misal, dulu dengan warna saja, konsumen bisa membedakan mana produk A dan B, kemudian muncuk dengan produk unggulan, seperti handphone layar sentuh dan smartphone, kemudian saat semua itu membanjiri pasar, maka pembeda yang saat ini berlaku adalah core value.

Contoh sederhana :

The body shop : Kosmetik yang ramah lingkungan dan tidak menyakiti hewan.

Apple : Gadget untuk mereka yang berbeda dan unik. “thinks different”

 

Tentukan apa core value properti Anda yang membedakan dengan properti lainnya.

 

Setelah 3 hal itu Anda temukan, mari kita mulai lihat tahapan umum marketing.

 

Dalam marketing kita mengenal AIDA yang sekarang berkembang menjadi

AIDA – A :

Awarness        : Target Anda tahu ada properti Anda

Interest            : Target Anda tertarik

Desire              : Target Anda menginginkan membeli properti Anda

Action              : Target Anda membeli properti Anda

Advocacy        : Target Anda menyebarkan pengalaman pembelian properti Anda

 

Dalam internet marketing, tentu banyak sekali tahapan atau cara lain, tetapi untuk pembahasan saat ini, tahapan inilah yang kita pakai sebagai kerangka.

Perlu di ingat saat menjalankan tahapan marketing, kita juga melakukan Branding ke dalam properti kita.

 

Level kekuatan branding ada beberapa tahap :

Saya akan jelaskan dengan gambaran singkat :

Brand recognition : Oh, ada air minum botolan namanya Aqua

Brand recall : Q : tahu Aqua ? – A: Oh, iya, itu air minum botolan

Brand assosiasiont : Aqua itu air minum botolan higienis.

Top Of Mind : Q : Air minum botolan – A : Aqua

Dalam satu kategori, biasanya hanya ada 3 brand yang paling diingat. Karena itu, ada strategi pembentukan kategori baru, misalnya : white coffee, green coffee.

 

Memperhatikan branding dalam pelaksanaan strategi marketing sangat penting.

Misal, properti syariah, tapi sales saat mengenalkan produk tidak berhijab. Ini contoh ketidak sesuaian antara branding dan marketing.

Download artikel ini dalam bentuk ebook – gratis DISINI

Saatnya membedah teknis strategi internet marketing

 

Hal utama yang harus Anda miliki.

Seperti yang kita tahu, menjual properti, bukan berarti membuatnya terlebih dahulu lalu dijual. Biasanya yang kita lakukan adalah menjual kredibiltas, konsep dan nilai tambah investasi.

 

Bila Anda hanya menjual kavling tanah, maka minimal Anda harus memiliki :

Gambaran pengembangan lokasi di sekitar

Gambaran penggunaan kavling tanah, apakah untuk dijual lagi, atau dibangun

Bukti legal dan bukan tanah sengketa

Gambaran kenaikan harga tanah

 

Bila Anda menjual perumahan, maka minimal Anda harus memiliki :

Site plan

Denah dan design rumah

Gambarang fasilitas

Gambaran kenaikan investasi

Kantor representative. – ini sesuai kebutuhan, untuk beberapa kasus seperti penjualan properti murah untuk investasi jangka panjang, menyewa virtual office mungkin sudah cukup. Namun bila Anda memasuki pasar premium, maka kantor secara fisik dibutuhkan.

 

Buatlah website.

Di dalam website harus mencakup :

  • Lokasi dan Denah
  • Design
  • SitePlan
  • Nomer yang bisa dihubungi
  • Artikel yang berhubungan dengan properti Anda
  • Gambar tanah atau progress pembangunan (kalau ada)
  • Gambar dari team atau pembeli yang sudah booking
  • Berita konvensional dari Koran atau Tv (bila memungkinkan)
  • Copywriting
  • Fb Pixels : alat untuk menangkap data orang yang masuk ke website Anda melalui iklan. Jadi, Anda bisa beriklan lagi ke orang tersebut untuk mengingatkan kembali (re targeting).
  • E mail marketing* : alat untuk menangkap data calon pembeli yang mengunjungi website Anda. Jadi, Anda bisa mengirimkan informasi ke email orang tersebut

*E mail marketing

Anda bisa memperkerjakan orang yang ahli dibidang ini, atau minta team Anda memasukkan tools email marketing ke dalam website Anda.

Buatlah kondisi dimana calon pembeli akan memasukkan email mereka untuk mendapat e book, harga, design atau lainnya.

Misalnya, ada kotak khusus bila pengunjung website Anda memasukkan emailnya, maka mereka akan mendapatkan daftar harga otomatis di kirim di inbox. (teknik ini sulit berlaku bila target Anda merupakan generasi yang masih kesulitan menggunakan smartphone) Ada banyak cara lain.

Contoh Tools email marketing :

A weber : https://www.aweber.com

Get response : https://www.getresponse.com

Mail chimp : https://mailchimp.com

Alat di atas berharga sekitar 100 – 200 ribu per bulan (paling murah). Per tahun bisa lebih murah.

 

Buatlah Media Sosial

Tujuan media social ini adalah memberikan informasi yang berkaitan dengan properti Anda untuk mempererat hubungan dengan calon pembeli. Jadi, Perbanyaklah konten yang bermanfaat, seperti tips, atau informasi.

Minimal, Anda harus memiliki instagram dan facebook page

Buatlah design dan copywriting informatif

Ini berkaitan dengan edukasi core value dan keunggulan properti Anda. Buatlah design design dan kata kata menggigit yang mampu menarik perhatian Calon pembeli.

 

Bangunlah kredibilitas.

Ini penting, pembelian yang berasal dari internet tidak akan terjadi tanpa kepercayaan. Anda bisa mendapatkan hal ini melalui :

  1. Konten yang mendalam mengenai properti
  2. Tokoh yang ditonjolkan (personal branding)
  3. Pemberitaan di media konvensional seperti surat kabar dan televisi
  4. Komunitas yang dibentuk
  5. Testimoni pembeli

 

Langkah Pemasaran

 

 1. Mulai Membangun Awarness

Siapkan budget untuk beriklan di Google dan Fb – Instagram

Siapkan konten minimal 1500 kata untuk website per 3 hari.

Siapkan design minimal sehari 3 kali untuk media social

Siapkan copywriting untuk di share di grup wa

Siapkan tools email marketing.

Semua hal diatas harus dilakukan secara terintegritas, termasuk menyiapkan customer service untuk menjawab pertanyaan yang masuk.

Tidak pernah ada waktu patokan untuk batas minimal strategi marketing, tapi menyiapkan budget terintegrasi untuk 3 bulan menurut pendapat pribadi saya adalah waktu yang paling minimal untuk memperoleh hasil.

 

Perhitungan budget (harga minim) :

Admin media social dan konten : 1.500.000 (full time)

Designer media social : 1.500.000 – 5.000.000 (full time) (tergantung kualitas)

Iklan Fb dan Google Anda bisa gunakan pihak ketiga, pilih yang tersertifikasi : budget tergantung kebutuhan omset. Lakukan remarketing dan re targeting setiap periode (tergantung budget)

Copywriters : Pro (500.000 – 1.000.000 per copy*)

*per copy artinya per artikel

E mail marketing (1.000.000 per tahun*)

*belum termasuk operator

Manajer Online Marketing untuk mengarahkan semua pekerjaan (tergantung nego) makin berpengalaman makin mahal.

Anda juga bisa mempekerjaan team dari luar (satu paket) kemungkinan team dari luar bisa bekerja dengan komisi atau tidak. Harga team ini juga akan berbeda sesuai nego.

2. Mendapatkan Interest

Setelah iklan dijalankan dan di evaluasi.maka Anda akan mendapatkan hasil :

  • Followers
  • Data email marketing dan nomer handphone
  • Data Marketing Freelancer* (kalau Anda membuka)
  • Data dari iklan (usia, wilayah, jenis kelamin)
  • Data pertanyaan

Semua data di atas bisa digunakan untuk mengklasifikasikan calon pelanggan yang berminat dan tidak.

 

3. Mendapatkan Desire

Setelah Anda mendapatkan data itu, hubungi calon pembeli potensial dan buatlah kondisi tertentu, -seperti gathering- dengan diskon atau hadiah terbatas dalam jangka waktu satu hari saja untuk memicu urgency.

Misalnya : Bersiaplah untuk gathering 1 bulan lagi di ….. Anda akan mendapat …. Dan diskon hingga 50 juta hanya di hari itu. Kesukseksan ini tentu bergantung kampanye yang Anda jalankan sebelumya. Apakah data yang Anda miliki sudah cukup banyak atau belum.

Ditambah lagi, tokoh atau pembicara yang akan Anda pilih.

Buatlah gathering seramai mungkin untuk menunjukkan urgency bahwa diskon atau hadiah bisa habis di saat itu juga.

Bisa juga membatasi waktu pembelian atau jumlah pembelian untuk mendapatkan desire calon pembeli.

 

4. Mendapatkan Action

Saat hari H Anda melakukan gathering atau soft launching atau diskon khusus, pastikan calon pembeli mengetahui hal ini dan arahkan untuk melakukan NUP dan juga DP, ini bisa dilakukan secara online dengan melakukan live tweet atau streaming untuk menunjukkan bahwa acara sedang berlangsung.

 

5. Mendapatkan testimoni

Berikan pelayanan maksimal dan buatlah mereka membagikan pengalaman membeli Properti Anda. Maksimalkan media social untuk hal ini.

 Download artikel ini dalam bentuk ebook – gratis DISINI

Studi Kasus

Tanah Kavling Putu Putrayasa

Di tahun 2012 sebenarnya penjualan tanah secara online sudah pernah dilakukan oleh Putu Putrayasa, Seorang pengusaha dan penulis buku. Produk yang di jualnya adalah tanah kavling. Luar biasanya, tanah kavling ini laris manis dengan penjualan hanya melalui media social dan internet.

Bagaimana bisa ?

Mari kita urutkan perlahan.

1. Putu Putrayasa sudah membangun kredibilitasnya sebelum dia menjual tanah sejak 2010 bergabung dengan twitter. Kredibilitas yang dibangun adalah personal branding atau ke tokoh an. Dari sini dia mendapatkan database konsumen yang kebanyakan merupakan followernya sendiri.

2. Dari media social, dia mengedukasi tentang pentingnya investasi kemudian membangun awareness bahwa ada kavling tanah yang bisa di beli untuk tujuan investasi. Perhatikan pilihan kata kata penawarannya : investasi cerdas

3. Sambil membangun awareness dia membuat targetnya tertarik ketika mencari tahu melalui website, dengan menawarkan solusi kebutuhan berinvestasi dengan harga terjangkau.

4. Penguatan kredibilitas tentu tidak hanya berhenti di personal branding. Seperti yang sudah di jelaskan di awal, kredibilitas lahan untuk kavling juga penting. Maka di buatlah beberapa gambar itu mendukung hal tersebut di dalam website.

5. DItambah rekruitmen menarik untuk menjaring marketing freelance. Penyebaran informasi jadi semakin cepat.

6. Informasi pengembangan lahan

Untuk menarik minat pembeli, penjualan lahan juga diimbangi dengan informasi pengembangan lahan sekitar.dengan tujuan member informasi bahwa nilai tanahnya akan naik.

7. Closing tanpa bertemu.

Dengan membangun kredibilitas, membangun data base melalui follower, mengedukasi pasar tentang investasi, menetapkan harga yang sesuai, menyebarkan informasi dengan marketing freelance, kavling tanah putu putrayasa sukses mencetak penjualan yang fantastis. Bahkan tanpa bertemu langsung dengan konsumennya.

Untuk menjawab keraguan, membuka layanan customer sevice juga dilakukan oleh putu putrayasa. Hasilnya ? closing seakan tanpa henti.

Note :

Saat ini perkembangan internet marketing sangat pesat, studi kasus ini tidak memaksimalkan email marketing fb ads dan google ads karena belum begitu popular dan persaingan penjualan kavling online masih rendah.

 

Meikarta

Kasus terbaru yang menarik dan relevan dengan internet marketing terbaru adalah MEIKARTA.

Siapa yang tidak tahu meikarta ?

Berbeda dengan Putu Putrayasa yang membangun personal brandingnya terlebih dahulu pelan pelan. Meikarta langsung BOOM dalam beberapa bulan rilis.

Kok bisa ?

Ini dia gambaran budget iklannya

sumber : Tirto

Itu baru iklan untuk membangun kredibilitas di media konvensional.. Belum lagi iklan di internet.

Kalau meniru budget meikarta jelas susah minta ampun. Tapi apa yang bisa kita pelajari ?

 

1. Meikarta menghitung dengan baik target keuntungan dan budget beriklan.

Hitung besaran keuntungan penjualan properti Anda dan jangan ragu untuk menyisihkannya masuk ke budget marketing – dengan target pastinya.

 

2. Harga menyesuaikan daya beli

Harga apartement di meikarta hanya 127 juta rupiah

Perhitungan properti Meikarta

Disini terlihat jelas, meikarta paham betul, daya beli targetnya.

Murah ?

Hehehe, kalau Anda jawab murah, Anda udah kena branding meikarta (Wajar).

Karena jawabnya, mahal

sumber : Tirto

Belum jadi, udah dijual, ngantri lagi.

 

3. Jual konsep dan value

Sebenarnya sama seperti pembangunan “kota satelit” lainnya, tapi meikarta melakukannya dalam skala besar dengan konsep premium yang matang.

Perhatikan bahasanya.. To be.. artinya nantinya ingin menjadi, atau belum jadi, lagi dibangun.

Disini kita bisa pelajari, kesiapan konsep dan visualisasi design sangat penting.

 

4. Menggunakan Marketing Freelance

Marketing freelance tetap menjadi unsur penting dalam penjualan. Karena tidak menimbulkan fixed cost dan bisa di sistemasi.

Pembahasan lengkap tentang marketing freelance dengan konsep internet marketing mungkin akan kita bahas dilain kesempatan.

5. Terencana

Dari data di atas, meikarta yang setahu kita bisa booming dalam waktu beberapa bulan, ternyata sudah disiapkan sejak lama (1989). Perencanaan yang matang ini lah yang sudah seharusnya ada dalam tiap penerapan strategi marketing properti.

 

Internet marketing bukan hanya soal ngiklan di facebook atau google, tetapi merencanakan semua tahapan marketing dengan matang dan mengeksekusinya dengan baik.

Ini adalah gambaran umum internet marketing untuk properti, tentu saja ada banyak strategi penjualan lain berbasis internet yang bisa jadi lebih tajam dari ini.

Artikel ini dibuat untuk membagikan dari sedikit ilmu yang saya pahami, kalau ada tambahan dan strategi lain, saya sangat terbuka untuk berdiskusi dan menerima saran.

Praktek, Ukur dan Evaluasi untuk mendapatkan hasil terbaik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *